Memilukan, Inilah Kronologi Kasus Yuyun Diperkosa Bergiliran dan Dibunuh

Kasus yuyun seakan-akan masih membekas di memori. Kasus ini sempat menyita banyak perhatian karena kejamnya tindakan yang dialami Yuyun hingga dia meninggal dunia. Kronologi kasus yuyun bermula saat dia hilang tiga hari. Orang tua Yuyun sudah mencarinya kemana-mana, rumah teman, rumah saudara, namun hasilnya nihil. Setelah tiga hari, Yuyun ditemukan di semak-semak dengan kondisi sudah tidak bernyawa. Keadaan Yuyun juga sangat mengenaskan dengan luka disekujur tubuh dan juga patah tulang pinggang. Setelah diselidiki, ternyata Yuyun mengalami pemerkosaan dan penganiayaan. Dia diperkosa oleh 14 pria mabuk, dianiaya, dan kemudian dibunuh. Mayatnya dibuang di semak-semak. Tentu saja, tindakan yang bisa dibilang sangat sadis ini mengundang kemarahan warga. Dunia maya juga sempat heboh dan menuntut hukuman mati pelaku pemerkosa Yuyun. Selain itu, banyak orang yang mengucap bela sungkawa dan mendoakan semoga Yuyun tenang di alam sana.
Kabar terbaru mengatakan bahwa Zainal (23), dikenal juga dengan Bos, yaitu dalang pemerkosa dan pembunuhan tersebut, dijatuhi hukuman mati oleh Pengadilan Negeri Curup, Bengkulu. Hakim juga membacakan putusan hukuman pada empat terdakwa lain yaitu Faizal (19), Suket (19), Dedi (20), dan Bobi (20). Keempat orang tersebut dijatuhi hukuman 20 tahun penjara. Seorang pelaku lainnya sebenarnya juga dijatuhi hukuman serupa, namun karena pelaku masih berusia dibawah 13 tahu, Hakim memutuskan untuk mengganti hukuman menjadi rehabilitasi dan pelatihan bekerja di LPKS atau Lembaga Penyelenggara Kesejahteraan Sosial di Jakarta Timur selama satu tahun. dasar hukum yang digunakan Hakim untuk menjatuhi hukuman-hukuman tersebut adalah pasal 340 KUHP, pasal 80 Ayat 3, pasal 81 ayat 1, dan pasal 55 KUHP. Namun, setelah pembacaan keputusan itu, ayah Yuyun yang bernama Yakin tidak terima dan langsung histeris. Yakin menuntut sambil berteriak bahwa kelakuan mereka adalah kelakuan biadab yang tidak berperikemanusiaan, sehingga seharusnya seluruh pelaku dijatuhi hukuman mati. Melihat kondisi Yakin yang semakin mengamuk dan situasi menjadi tidak kondusif, pelaku pemerkosaan dan pembunuhan segera diamankan dari ruang sidang. Mereka dikawal secara ketat dan diamankan ke kendaraan tahanan. Setelah itu, mereka langsung dibawa ke Lembaga Pemasyarakatan Curup.
Sebelum sidang terakhir, hakim sudah menjatuhi hukuman 10 tahun penjara untuk enam pelaku pembunuhan dan pemerkosaan yang lain. Hukuman ini yaitu 10 tahun penjara dengan pelatihan kerja yang berlangsung selama enam bulan. Dengan begitu, masih tersisa satu orang lagi yang belum diadili. Orang tersebut bernama Firman. Hingga kini, status Firman masih buron dan sedang dalam pencarian. Kronologi kasus yuyun memang sangat menyayat hati. Yuyun dikenal sebagai anak baik yang tidak suka aneh-aneh. Selain itu, usianya juga masih sangat muda yaitu 14 tahun. Dia dikenal sebagai anak yang rajin. Teman-temannya mengaku tidak menyangka hal seperti itu akan menimpa Yuyun. Namun, nasi sudah menjadi bubur. Apa yang dialami Yuyun bisa menjadi pembelajaran untuk setiap orang terutama wanita, agar selalu membawa senjata untuk perlindungan. Apa yang dialami yuyun adalah hal yang sangat tidak pantas, dimana pelakunya merupakan iblis berbentuk manusia. Setelah mendengar keputusan hakim, banyak masyarakat yang sependapat dengan Yakin, ayah Yuyun. Dimana seharusnya semua pelaku dihukum mati atas perbuatannya. Hingga sekarang, belum ada tanda-tanda keputusan hakim akan berubah. Masyarakat masih menunggu pengunguman eksekusi mati Zainal. Meski dari pihak keluarga Zainal ada yang tidak terima, hukuman ini dirasa paling pantas mengingat usianya yang sudah dewasa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *