Simak Sejarah Asuransi Di Dunia Dan Perkembangannya Hingga Kini

Simak Sejarah Asuransi Di Dunia Dan Perkembangannya Hingga Kini itu

Asuransi dalam KBBI diartikan sebuah pertanggungan atau perjanjian kedua pihak. Asuransi memiliki sejarah panjang dalam perjalanannya dan terus berkembang hingga kini. Seiring dengan kesadaran masyarakat yang semakin meningkat, program untuk jaminan ini juga semakin berkembang. Terbukti dengan tumbuhnya berbagai perusahaan untuk asuransi yang menjamur. Namun sudahkah anda tahu tentang sejarah asuransi di dunia? Simak ulasannya berikut.

Asuransi Sudah Ada Sejak Sebelum Masehi

Di zaman sebelum masehi, asuransi sudah dipakai para saudagar dan pedagang Cina maupun Babylonia. Mereka memulai perdagangan dengan memanfaatkan kapal sebagai transportasi pengiriman barang. Dari situ para pedagang menerapkan jenis asuransi yang dikhusukan barang dagangan mereka. Jaminan untuk memberi perlindungan resiko barang hilang ditengah laut atau dirampok. Hal umum saat itu, para saudagar memberikan pinjaman uang dengan jaminan kaapal.

Asuransi pertama kali dilakukan untuk memeberi jaminan barang dagangan, hingga sampai ke tempat tujuan. Kemudian asuransi terus berevolusi, jenis-jenisnya semakin dikembangkan oleh bangsawan Romawi dan Yunani. Tahun 600 SM, asuransi jiwa dan kesehatan mulai diperkenalkan. Konsepnya berupa santunan kepada anggota keluarga, apabila ada resiko kematian. Contoh, asuransi jaminan berupa biaya pemakaman dan kremasi.

Simak Sejarah Asuransi Di Dunia Dan Perkembangannya Hingga Kini

Perkembagan Asuransi di Abad ke-14 Saat Revolusi Industri

Pada tahun 1347, asuransi mulai berkembang di Genoa. Pertama kali diberlakukannya polis, saat itu sedang berkembang jenis asuransi maritim. Masa itu sudah mulai era penjajah mengkesplorasi ke berbagai belahan dunia. Premi asuransi yang dibayarkan berdasarkan keunikan resiko yang diajukan pemegang polis. Sudah mengenal klaim tapi belum paham istilahnya, hanya tahu bila polis perlu dicairkan.

Asuransi juga berkembang di tengah revolusi industri. Di masa itu, asuransi sudah digunakan oleh para serikat buruh, yang memang saat itu hidup dengan kondisi tidak layak hanya kaum pemodal dan petinggi yang memiliki kekuasaan. Di tengah ketidakadilan, para buruh sudah membentuk koloni-koloni dengan kesamaan misi untuk melindungi satu sama lain. Jika ada anggota yang diberhentikan, maka anggota lain akan membantu untuk menalangi nasibnya. Konsep asuransi tolong-menolong. Setelah revolusi industri berakhir, asuransi berkembang cepat dibarengi dengan sistem yang lebih canggih.

Masuknya Asuransi di Indonesia dan Perkembangannya Kini

Masuknya asuransi ke Indonesia dibagi menjadi dua, periode penjajahan Belanda dan setelah kemerdekaan, masuk dalam rangkaian sejarah asuransi di dunia. Saat Belanda menjajah Indonesia, perusahaan asuransi didirikan tapi khusus bagi kaum elit dan orang Belanda sendiri. Jenis asuransi ditujukan untuk menunjang kepentingan perdangan dan bisnis Belanda. Perusahaan asuransi yang berdiri namanya Nederlandsh Indisch Leven Verzekering En Liefrente Maatschappij (NILMIY).

Setelah kemerdekaan, perusahaan NILMIY diganti nama menjadi PT Asuransi Jiwasraya. Setelahnya disusul Asuransi Jiwa Boemi Putra. Pasca kemerdekaan, Indonesia menggabungkan perusahaan-perusahaan asuransi yang ada di beberapa wilayah Indonesia. Sebagai penguat nasionalisasi demi kesejahteraan masyarakat. Setelahnya mulai muncul Asuransi Jasa Rahardja, Perum Taspen, dan Jamsostek.

Dan masa kini, produk asuransi berkembang lebih modern. Macam produk yang ditawarkan bisa dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan perlindungan resiko. Mulai dari jaminan jiwa, kesehatan, kematian, hingga usaha bangkrut. Semua disiapkan pemerintah berkolaborasi dengan perusahaan asuransi demi kesejahteraan masyarakat. Salah satu bentuk perlidungan terhadap warga negara.

Dengan mengetahui sejarah dari asuransi, tentunya akan menambah pengetahuan anda. Nyatanya ratusan tahun berkembang bersama masyarakat, asuransi memberi perlindungan terhadap resiko-resiko di kemudian hari. Namun alangkah lebih baiknya jika menyisihkan sebagian pendapatan untuk ditabung. Sehingga jika ada risiko dikemudian hari bisa ditangani sendiri. Pastikan perusahaan asuransi memang dipercaya untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *